SERAGAM MAHASISWA BARU POSTER 2013

Mahasiswa Baru (MABA) atau Peserta POSTER 2013 Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir - BATAN diwajibkan memakai seragam yang telah ditentukan oleh Panitia POSTER 2013. Berikut adalah ketentuannya :

  1. Untuk perempuan, memakai sepatu Pantovel berwarna hitam polos. Untuk laki-laki, memakai PDH bertali berwarna hitam polos.
  2. Baik laki-laki maupun perempuan mengenakan kaos kaki putih (15 cm dari mata kaki).
  3. Baik laki-laki maupun perempuan mengenakan kemeja berwarna putih, satu saku sisi kiri, berkerah, lengan panjang berkancing, tidak bermotif, dan tidak transparan. Dan diwajibkan memakai singlet putih untuk laki-laki.
  4. Untuk perempuan mengenakan rok panjang berwarna hitam dan ada ploi dibagian belakang. Untuk laki-laki mengenakan celana panjang berwarna hitam standar (tidak berbentuk pensil atau botol).
  5. Baik laki-laki maupun perempuan mengenakan ikat pinggang berwarna hitam (polos) mengkilap dengan kepala gesper polos (ukuran normal).
  6. Untuk perempuan yang berjilbab wajib mengenakan jilbab berwarna putih (polos atau tanpa motif) dan berbahan katun.

 

Yogyakarta, 17 Juni 2013

TTD

Panitia POSTER 2013

MIMPI BURUK HANTUI AJANG STTN AWARD

Yogyakarta, Depkominfo BEM – Dalam upaya memberikan apresiasi terhadap kinerja dan prestasi dosen, organisasi kemahasiswaan (HIMA serta UKM) juga kepada para mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa menyelenggarakan STTN AWARD 2013 pada sabtu malam (2/3) lalu.

Mengangkat tema “NIGHTMARE” para undangan dan peserta dihantui suasana mimpi buruk dengan dekorasi ruang auditorium yang sengaja dibuat cukup seram. Dalam sambutan pembukaanya, Ahid Nurmanjaya (TKN 2010) selaku ketua panitia menyayangkan kondisi ruang auditorium STTN yang selama ini digunakan sebagai pusat kegiatan mahasiswa. “Ini salah satu bentuk reaksi kami mahasiswa, yang sedikit kecewa karena terhambatnya renovasi ruang auditorium” ujarnya. “Bocor dan rembesan air dimana-mana membuat dinding berlumut” sambung ketua departemen Internal Kampus BEM itu.

Dalam perhelatan acara untuk ajang unjuk bakat, seni dan kreasi itu juga dihadiri oleh Drs. Supriyono, M.Sc selaku perwakilan dari pihak kampus. Beliau mengajak para mahasiswa untuk prihatin dan memaklumi terhambatnya pembangunan lantai II gedung auditorium itu. Dosen yang juga menjabat sebagai Puket III Bidang Kemahasiswaan itu juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah gigih dalam menyelenggarakan STTN AWARD ditengah kondisi gedung yang memperihatinkan.

Suasana “NIGHTMARE” rupanya tidak menghalangi para undangan dan peserta untuk tersenyum bahagia menikmati serangkaian acara yang telah tersusun rapi. Dalam acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan 2 grup akustik yang digawangi oleh Risky Nurseila Karthika dan Widya Priwika Gitaquin. Selain itu juga ada penampilan musikalisasi puisi, freestyle futsal, sendratari dari UNY, music instrumental dari UGM dan pemutaran film pemenang short movie competition 2013. Raut muka bahagia pun ikut terpancar dari para pemenang class meeting yang juga diumumkan pada malam itu.

Sebagai ajang penghargaan yang rutin diadakan setiap tahunnya, STTN AWARD 2013 menyediakan 7 nominasi yang dapat diperebutkan oleh dosen, mahasiswa serta organisasi intern kampus. Penilaiannya sendiri dilakukan langsung oleh tim independent dibantu dengan hasil perhitungan suara oleh mahasiswa dan mempertimbangkan pendapat dari beberapa dosen. Adapun nama-nama pemenang nominasi STTN AWARD 2013 diantaranya adalah :

Acara STTN terfavorit : Bakti sosial oleh HIMA TKN
Dosen Terfavorit : Budi Suhendro, SST
Mahasiswa/i teladan : Andri Saputra (TKN2011) & Pratiwi (TKN2010)
The Best Leader : Zumaro (English Club)
UKM Terfavorit : KALAM
The Best Teamwork : ELINS LIFOCO oleh HIMA ELINS (einsten.com)
The Most Exist HIMA : HIMA TKN

Selain itu, diumumkan pula pemenang lomba short movie competition yang disabet film TWITTERTUDE oleh ELINS 2009. Pemutaran film yang mengangkat tema kritik sosial bagi pengguna twitter ini, sanggup mengocok perut para undangan yang terkesima dengan alur jenaka dan ringan. Namun, tetap mengutamakan nilai kritik sosial yang ingin disampaikan. Perhelatan acara STTN award 2013 akhirnya ditutup oleh pengumuman juaran umum class meeting yang berhasil diraih oleh ELMEK 2011. Sebagai penampilan pamungkas, band pemenang ajang AMUSE dari ELMEK 2011 ikut menghentak para peserta dengan lagu rock-nya.(astro)

Foto-foto lengkap kegiatan, dapat dilihat disini

Mandiri Selenggarakan Workshop Kewirausahaan untuk Mahasiswa STTN

Yogyakarta, Depkominfo BEM – Bekerja sama dengan departemen pengembangan mahasiswa BEM STTN, Bank Mandiri mengadakan acara Workshop Kewirausahaan bersama Saptuari Sugiharta & Andika Kairuliawan . Acara yang bertujuan untuk membentuk pribadi yang berpikiran mandiri dengan menjadi wirausaha muda khususnya dikalangan mahasiswa STTN-BATAN ini, diikuti oleh total 125 orang peserta yang berasal dari perwakilan kelas ketiga prodi dan empat angkatan.


Bapak Drs. Supriyono, M.Sc saat memberi sambutan

Tepat pukul 08.30 wib acara dibuka langsung oleh pembantu ketua III Drs. Supriyono, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau sangat mengapresiasikan pihak Bank Mandiri yang telah menyempatkan datang ke kampus STTN-BATAN dan bekerjasama dengan BEM untuk menyelenggarakan acara kewirausahaan seperti ini. “Ini adalah bukti bahwa Bank Mandiri terus menunjukkan komitmen untuk mengembangkan kewirausahaan dikalangan mahasiswa” Ujarnya.

Dalam workshop yang diselenggarakan sabtu (16/2) kemarin, Bank Mandiri menghadirkan para pemenang kontes ajang tahunan wirausaha muda mandiri (WMM) untuk sharing dan berbagi pengalaman. Satu diantaranya adalah Saptuari Sugiharto (owner Kedai Digital dan Jogist Winner) yang meraih juara pada tahun 2007. Selain itu, hadir pula Andika Kairuliawan (founder & owner balu oto work) yang menjadi pemenang pada tahun 2012 untuk berbagi pengalaman serta kiat-kiat dalam berwirausaha.


Suasana workshop yang penuh dengan para peserta

Pada sesi pertama, Andika Kairuliawan membagikan pengalamannya sebagai pemilik bengkel creative motorcycle accessories yang sempat memodifikasi motor milik Walikota Yogyakrta Bapak Haryadi Suyuti. Pria yang lulus dengan predikat summa cum laude ini, ternyata sejak menjadi mahasiswa sudah menjalani bisnis kecil-kecilan dari berjualan ikan cupang sampai sablon kaos. Sebagai dosen sekaligus pengusaha dalam bidang industri kreatif, menurutnya untuk berwirausaha hendaknya disesuaikan dengan hobi dan kemampuan masing-masing. “Saya memiliki hobi memodifikasi motor dan melihat itu sebagai peluang bisnis” ujarnya dalam sesi presentasi.

Diskusi sesi kedua diisi oleh Saptuari Sugiharto owner Kedai Digital dan Jogist Winner. Pengusaha sekaligus penulis buku Tweet Sadiz Bikin Mringis ini, awalnya sempat jatuh-bangun dan bergonta-ganti bidang dalam mengembangkan usahanya. Sempat berjualan celana gunung dan stiker kampus saat menjadi mahasiswa, bahkan pernah gagal dalam bisnis ayam kampungnya, tidak membuat Saptuari patah semangat dalam berbisnis. Tidak hanya itu, demi meringankan beban orangtua dan membantu biaya adiknya sekolah, pria yang kuliah di Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu, juga pernah bekerja serabutan, mulai dari jasa penitipan tas, staf pemasaran radio, hingga menjadi petugas sales kartu seluler.

Akhirnya pada tahun 2005, Saptuari mengambil langkah berani mendirikan Kedai Digital, yaitu perusahaan yang memproduksi barang-barang cendera mata (seperti mug, t-shirt, pin, gantungan kunci, mouse pad, foto dan poster keramik, serta banner) dengan hiasan hasil print digital. Menurut pria bertubuh gempal itu, kesuksesannya merupakan buah dari semangat wirausahanya yang tak kenal putus asa. “Mental pengusaha saya telah terasah sejak masih kuliah. Maklumlah, orang tua hanya buruh pasar berpenghasilan pas-pasan ujarnya dengan mantap.

Acara selanjutnya diisi dengan diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta dapat dilihat dari banyaknya jumlah pertanyaan yang ditujukan kepada para pembicara. Kegiatan yang berakhir siang itu, ditutup dengan penyampaian impian oleh beberapa perwakilan mahasiswa dan pembagian doorprize .(astro)

Mantan Kepala BATAN Bangkitkan Motivasi Mahasiswa STTN

Yogyakarta, Depkominfo BEM – Bertempat di ruang kuliah lantai 4 gedung STTN-BATAN Yogyakarta telah diadakan acara kuliah umum pembangkit motivasi. Hadir sebagai pembicara utama mantan kepala BATAN periode 2007-2012 Dr. Hudi Hastowo. Kuliah yang diikuti oleh seluruh mahasiswa tingkat 4 itu mengambil tema “Motivasi Diri Sebagai Calon Sarjana Sains Terapan Nuklir yang Mandiri”.


Mantan Kepala BATAN dan Ketua STTN

Tujuan dari kuliah umum pembangkit motivasi ini sendiri adalah untuk memberikan wawasan, meningkatkan kemampuan, dan daya saing mahasiswa STTN sebagai calon sarjana sains terapan nuklir. Dengan adanya kuliah umum ini diharapkan mahasiswa memiliki wawasan yang lebih luas, mempunyai spirit untuk belajar lebih serius, dan mengetahui bahwa tantangan kedepannya khususnya di dunia kerja tidak mudah.


Peserta Kuliah Umum Motivasi

Tepat pukul 10.00 wib kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir Dr. Sutomo Budiharjo, M.Eng. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menyampaikan ucapan terimakasih sebesar-sebesarnya atas kedatangan Bapak Dr. Hudi Hastowo ke STTN. “Disela-sela kesibukan yang padat telah berkenan hadir di STTN untuk memberikan kuliah umum dan memberi motivasi dan membuka wawasan mahasiswa yang kelak akan mencari pekerjaan sebagai sarjana nuklir” tambahnya.

Dalam materinya Dr. Hudi Hastowo, membagi pengalamannya menjadi seorang pemimipin saat beliau menjabat sebagai kepala BATAN. “Jadilah orang yang terbuka dan mau menerima feedback untuk menjadi orang yangt maju” imbuhnya . Beliau juga berpesan bahwa hal terpenting yang harus dijaga saat bekerja adalah attitude atau sikap juga disertai kedisiplinan diri.

Setelah penyampaian materi juga dilakukan diskusi bersama dengan moderator Dr. Sutomo Budiharjo, M.Eng. Para peserta yang merupakan mahasiswa semeseter VII jurusan teknofisika dan teknokimia nuklir ini, rupanya cukup antusias menyimak materi demi materi yang dipresentasikan penyaji. Alhasil, banyak pertayaan yang diajukan dan langsung dijawab oleh penyaji yang dikenal cukup akrab dekat dengan mahasiswa/i STTN itu.


Pembagian Buku Kepada Peserta Terpilih

Sekitar pukul 12.30 wib acara di tutup dengan doa yang dipimpin oleh Ir. Bangun Wasito, M.Sc. Pada akhir acara, tiga peserta terpilih juga diberikan buku-buku motivasi yang sering dibaca oleh mantan kepala BATAN itu. Sebelum peserta keluar ruangan, beliau yang merupakan alumnus UGM itu kembali berpesan bahwa : Juara hanya ada satu, paling tidak maksimal 3 orang, dan itu butuh perjuangan ! (astro)

Foto-foto lengkap kegiatan, dapat dilihat disini

50 Mahasiswa STTN Terlibat Workshop Wirausaha Mandiri

Yogyakarta, Depkominfo BEM – Bertempat di Mataram Ballroom Sheraton Resort & Spa, Bank Mandiri mengadakan acara Workshop Wirausaha Muda Mandiri. Acara yang bertujuan untuk mendorong tumbuhnya semangat entrepreneurship dikalangan mahasiswa ini diikuti oleh total 550 peserta yang berasal dari 15 perguruan tinggi daerah sekitar Yogyakarta dan Solo.

Dalam workshop yang diselenggarakan senin (5/11) minggu lalu tersebut, Bank Mandiri menghadirkan para pembicara dan motivator nasional untuk sharing dan berbagi pengalaman. Diantaranya adalah Adrie Subono (owner java musikindo), Raden Ari Sudrajat (Founder & CEO PT. Braincode Solution), M. Andy Zaki (CEO PT. Technopreneur Indonesia) serta motivator kondang Bong Chandra. Selain itu dihadirkan pula pemenang Program Wirausaha Muda Mandiri dan Mandiri Young Technopreneur 2011, untuk berbagi pengalaman serta kiat-kiat dalam berwirausaha.

Sekitar pukul sepuluh pagi acara dibuka langsung oleh Walikota Yogyakarta Bapak Haryadi Suyuti. Dalam sambutannya, beliau sangat mengapresiasikan pihak penyelenggara yang telah menyempatkan datang ke jogja dan menyelenggarakan acara ini. “Ini merupakan bukti bahwa Bank Mandiri terus menunjukkan komitmen untuk mengembangkan kewirausahaan di Indonesia melalui workshop Wirausaha Mandiri” Ujarnya.

Sebagai pemandu acara ditunjuk Putri Indonesia tahun 2008, Zivana Lethisha. Dengan paras cantiknya, wanita yang juga sempat berkompetisi di ajang Miss Universe 2009 itu dengan cakap memandu acara demi acara yang yang terbagi dalam 4 tahap diskusi. Pada sesi pertama, Adrie Subono membagikan pengalamannya sebagai promotor musik yang sering mendatangkan musikus atau pelaku musik terkenal mancanegara, untuk konser di Indonesia. Pria 58 tahun yang sempat tak tamat SMA itu, ternyata sejak muda sudah menjalani bisnis kecil-kecilan di bidang penyedia alat tulis kantor. Sebagai pimpinan sebuah perusahaan bisnis musik, menurutnya untuk menghindari miskomunikasi dalam perusahaan dapat diatasi dengan pengerucutan jumlah anggota. “Saya lebih memilih jumlah staf sedikit tapi yang bisa bekerja dengan baik” tanggapannya saat menjawab pertanyaan dari seorang peserta.

Diskusi sesi kedua diisi oleh Raden Ari Sudrajat, Founder & CEO PT. Braincode Solution. Pengusaha yang merintis usahanya dengan menjual game untuk handphone itu berpendapat bahwa “perlu melihat sektor usaha yang tepat serta strategi wirausahanya!”. Hal ini penting untuk mencapai kesuksesan usaha. Pemilihan strategi yang tepat dan dapat mendatangkan banyak uang juga harus menjadi pertimbangan.

Setelah istirahat dan santap siang, pada pukul 13.00 wib peserta kembali dikupulkan untuk menyimak materi ketiga oleh CEO PT. Technopreneur Indonesia Bapak M. Andy Zaki dan para pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2011. Dalam sesi ini diperkenalkan program Mandiri Young Technopreneur Award. Program ini bertujuan untuk mendorong generasi muda Indonesia agar terus menciptakan karya-karya teknologi terbaru untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Dalam acara yang mengambil tema “yang muda, yang menginspirasi” ini juga para peserta diberikan motivasi untuk berwirausaha oleh motivator nasional Bong Chandra. Kegiatan ini kemudian ditutup secara simbolis oleh Senior Vice Presiden Bank Mandiri Budi J Siahaan dengan penyerahan piagam kepada perwakilan dari 15 peguruan tinggi.

Tidak sampai disitu, di akhir acrara para peserta juga dihibur oleh band tenama di Indonesia Changcuters dan pembagian doorprize 14 handphone blackberry dan 6 samsung galaxy. Risky Anugerah (TKN 2011) terpilih menjadi salah satu pemenang dengan membawa pulang handphone pabrikan Research In Motion asal kanada itu.
(astro)

Foto-foto lengkap kegiatan, dapat dilihat disini

SEMARAK DIES NATALIS TEKNOKIMIA NUKLIR

Yogyakarta, KLORIDA – Menyambut ulang tahun HIMA Teknokimia Nuklir yang ke-6, Panitia yang telah disiapkan menjadi panitia Dies Natalis HIMA TKN, sibuk menyiapkan semua keperluan untuk acara malam dies natalis.

Dies Natalis yang akan digelar pada tanggal 10 November 2012 ini, semakin meriah dengan digelarnya beberapa lomba, yakni diantaranya Pemilihan Engino & Enginy Ambassador KLORIDA 2012, Lomba Futsal (play to the beat), dan lomba membuat foster bertemakan “Aku, TKN, & Pahlawan”.

Untuk lomba Pemilihan Engino & Enginy Ambassador KLORIDA 2012, kegiatan ini merupakan acara pencarian ikon untuk devisi jurnalistik HIMA TKN (KLORIDA). Tentu saja, kegiatan ini dibentuk atas kerja sama devisi jurnalistik HIMA TKN bersama panitia dies natalis HIMA TKN 2012.

Setelah dilakukan seleksi oleh devisi jurnalistik, maka terpilihlah 3 orang finalis Engino dan 3 orang finalis Enginy yang nantinya pada malam dies natalis akan diadakan perlombaan final. Mereka adalah Guntur Sodikin (mahasiwa tkn 2011), Tri Wahyu Santoso (mahasiswa tkn 2010), dan Ade Saputra (mahasiswa tkn 2011) sebagai finalis Engino. Semetara itu, untuk finalis Enginy, mereka adalah Nurazizah P (mahasiswi tkn 2011), Ika Widya K (mahasiswi tkn 2010), dan Fatmawati N (mahasiswi tkn 2010). Pada saat seleksi pertama, diikuti oleh 26 orang peserta dari seluruh tingkatan jurusan teknokimia nuklir, mulai dari tkn 2009 sampai tkn 2012.

Lomba futsal (play to the beat) yang telah dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 3 November ini, diikuti khusus oleh mahasiswa/i jurusan teknokimia nuklir. TKN 2009, baik tim putra maupun putri, masih menunjukan kehebatan mereka. Sebelum menjadi pemenang, tim putri TKN 2009 mendapat perlawanan di final melawan tim putra TKN 2011. Untuk tim putri, tim TKN 2012 harus kandas dan membungkus harapannya menjadi pemenang lomba futsal putri melawan kehebatan tim putri TKN 2009.

Untuk lomba poster, panitia mengangkat tema “Aku, TKN, dan Pahlawanku”. Pengumpulan terakhir tanggal 8 November 2012. Yuk Ikutan ! (andri/klorida)

MAKRAB HIMA TKN “Makin Akrab, Makin Aseeekk!”

Yogyakarta, KLORIDA – “Makin akrab, makin asek!” jargon dari kegiatan makrab HIMA TKN ini begitu sering terdengar pada hari Sabtu tanggal 6 Oktober 2012. Bertempat di Studio Audiovisual di Kaliurang Yogyakarta seluruh mahasiswa baru dan keluarga besar HIMA TKN berkumpul untuk saling mengakrabkan diri pada acara “Malam Keakraban HIMA”. Acara ini merupakan salah satu proker dari Divisi Kemahasiswaan HIMA. Setelah makan siang, dilakukan pembukaan acara MAKRAB oleh ketua panitia MAKRAB HIMA TKN Tino Umbar. Acara selanjutnya yaitu pembekalan ilmu yang pada kesempatan kali ini diisi oleh Sugili Putra S.T yang mengisi materi mengenai karya ilmiah dan dilanjutkan dengan Wiwien Indriyani, selaku alumnus TKN STTN BATAN.

Sore harinya acara diisi dengan Games sore, games kali ini bertujian untuk melatih kerjasama antar anggota team, dan juga melatih kecepatan berfikir seluruh anggota tim. Pada acara Games kali ini dimenangkan oleh tim 2 yang diketuai oleh Tri Wahyu Santoso. Acara dihentikan sementara karena peserta harus mandi serta shalat maghrib berjamaah.

Malam harinya, acara dibuka oleh penampilang drama dari Teknokimia 2012 yang berjudul “Panas Dingin Award” drama yang sekiranya tampil di malam sarasehan TKN ini digabung dengan malam makrab. Drama yang ditampilkan cukup mengocok perut dan menghibur panitia dan peserta yang sudah tampak kelelahan. Acara selanjutnya yakni sharing-sharing antar angkatan, di acara ini setiap anggota keluarga HIMA TKN yang datang malam itu memperkenalkan diri mereka dan menyampaikan pesan dan kesannya untuk kemajuan TKN itu sendiri.

Setelah sharing-sharing ditemani api unggun dan gelapnya malam, acara dilanjutkan dengan pentas seni yang bertujuan untuk mengasah kreativitas seluruh peserta makrab. Pada acara kali ini dimenangkan oleh kelompok yang dipimpin oleh Dolly Gusrizal. Hingga akhirnya pada pukul 24.00 seluruh peserta dan panitia dipersilahkan menuju tempat penginapan untuk beristirahat. Acara pagi harinya (7/10) dimulai dengan senam pagi bersama yang dipimpin oleh Nofriady Azis dengan senam khasnya Roly Poly. Selanjutnya para peserta di isi ulang dulu sebelum melakukan outbond dengan makan nasi kuning bersama. Sesudahnya peserta mulai berangkat satu persatu menuju lokasi outbond yang menegangkan. Di lokasi outbond kali ini peserta harus rela, jatuh, basah dan kotor karena medannya yang beraneka ragam. Banyak peserta yang menegluhkan keadaan medan yang berat dan games yang membuat badan mereka kotor, namun overall makrab kali ini berhasil mengakrabkan keluarga Besar HIMA TKN. (risha/klorida)

4 Karya Ilmiah Terbaik Berlaga di PINOKIO

Yogyakarta, Depkominfo BEM – Untuk melatih mahasiswa dalam berinovasi dan berkompetisi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STTN-BATAN, minggu (4/11) kemarin mengadakan acara Pekan Inovasi Karya Ilmiah dan Teknologi. Acara yang merupakan program kerja dari Departemen Riset dan Teknologi BEM STTN ini, diikuti oleh 4 kelompok finalis dengan poin tertinggi yang telah bersaing dalam selseksi karya tulis oleh tim juri sebelumnya.

Acara yang telah dilakukan untuk kedua kalinya ini, mempunyai target melatih mahasiswa STTN untuk menganalisa dan mengkritisi permasalahan dalam kehidupan sehari-hari dan dengan dasar keilmuan serta rasionalitas mampu mengembangkan suatu teknologi untuk mengatasi permasalahan tersebut. “Tujuan PINOKIO diadakan juga sebagai wadan anak-anak STTN berkompetisi dan unjuk inovasi” ungkap ketua pelaksana saat dikonfirmasi pagi tadi lewat handphone .

Acara yang diselenggarakan di auditorium STTN-BATAN itu, dihadiri oleh Bpk. Nugroho Trisanyto, SST dan Ibu Maria Christina Prihatiningsih, SST sebagai dewan juri. Kelompok dengan anggota Faris Manggalakusuma , Meki Arian Saputra dan Andhika Engar Pamungkas sebagai finalis, diberi kesempatan pertama untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya. Prinsip kerja karya denga judul ” Home Intelligence” ini adalah melakukan otomasi lampu dan jendela yang dapat nyala dan terbuka sesuai dengan variabel waktu yang ditentukan. ” Ide awal karya ini bersasal dari saya sendiri sebagai anak kost, yang kurang puas jika bangun kesiangan, namun lampu masih menyala dan jendela masih tertutup” ungkap faris saat menjawab pertanyaan dari dewan juri.

Presentasi karya kedua dilakukan oleh kelompok EMC vol 2 dengan anggota Ahsanu Qoulan dan Herdi Afrizal dan hasil karya ” Pembuatan Hand Dryer sederhana. Tim yang berasal dari prodi elmek 2011 ini menggunakan hair dryer sebagai komponen pemanas utama. Mereka mengaku sempat mengalami kesulitan perihal otomasi pengoperasian alat tersebut. ” Awalnya kami berencana menggunakan sensor photodiode, namun karena sensitivitasnya yang menurut kami kurang, digunakan limit switch untuk mengoperasikan alat” ujar Ahsanu dalam sesi presentasi. Namun kelompok ini berharap, kedepannya dapat dilakukan pengembangan agar alat yang mereka rancang benar-benar dapat dioperasikan secara otomatis.

Tidak mau kalah dengan juniornya, pada kesempatan ketiga giliran Arif Adityas Budiman dari prodi elmek 2009 memamerkan hasil karyanya dengan judul ” Rancang Bangun Pendingin Notebook” . Kelompok yang juga dianggotai Bayu Dirgantara dan Charvien Ghiyats ini menawarkan kosep baru sistem pendingin yang telah terintegrasi dengan notebook dan catu daya 12 Volt serta casing dari alumunium yang memiliki konduktivitas termal yang baik. Semua itu dirancang dengan harapan notebook akan bekerja lebih optimal dan tidak terganggu dengan panas yang dihasilakan dari hardware notebook itu sendiri.

Sebagai finalis terakhir, dipresentasikan karya dengan judul “Kalkulator Pekerja Proteksi Radiasi v.1.02” . Karya ilmiah dari kelompok yang diketuai M. Farid Muhyidin yang juga merupaikan ketua pelaksana kegiatan PINOKIO, serta anggota Abdul J.P dari prodi elmek 2010 ini sebenarnya adalah pengembangan dari karya ilmiah yang tahun lalu menjadi jurara di even yang sama ini. Kalkulator yang dikembangkan dengan bahasa pemrograman delphi ini, dapat menghitung aktivitas sumber radiokatif dan waktu maksimal yang diperbolehkan bagi petugas proteksi radiasi untuk bekerja di derah radiasi.

Di akhir acara Pekan Inovasi Karya Ilmiah dan Teknologi atau yang disingkat dengan PINOKIO ini, juga disampaikan evaluasi dari dewan juri. Secara umum, tim juri masih menekankan pada blok diagram rangkaian yang tidak dibuat oleh seluruh finalis. “Blok diagram ini sangat penting, karena dapat membantu orang lain untuk mengerti prinsip kerja dari alat yang kita buat” ujar pria yang sering berkacamata itu. Bapak Nugroho Trisanyoto, SST juga berpesan, kedepannya agar para peserta dapat membuat slide presentasi yang lebih menarik dan informatif. Adapun pengumuman pemenang akan dilakukan pada puncak parade lomba ilmiah pada acara lomba MIPA tingkat SMA se-DIY dan JATENG senin (10/11) pekan depan (astro)

PEMUDA dan PANCASILA ? : Bincang-bincang dengan Ketua BEM dan PUKET III

Sahabat Depkominfo, saat ini keluhuran nilai-nilai Pancasila dikalangan pemuda Indonesia sudah mulai luntur. Banyak terjadi aksi tawuran yang dilakukan oleh para pelajar, yang sebenarnya sih masih duduk dibangku dunia pendidikan . Miris memang, sebagai calon pemimpin bangsa Pancasila hanya dijadikan sebagai konsep tekstual tanpa adanya implementasi di kehidupan sehari-hari. Jika hal ini terus terjadi, bukan tidak mungkin pancasila dimasa depan hanya akan menjadi sebuah catatan sejarah. Sebenarnya apa sih yang salah? Lalu apa keterkaitan antara pemuda dan pancasila? Berikut hasil wawancara tim depkominfo dengan Puket III bidang Kemahasiswaan Bapak Drs. Supriyono, M.Sc dan Ketua BEM STTN-BATAN Yogyakarta Saudara Aulia Rahman I.F.P:


Q : Menurut Bapak, apa definisi pemuda?

A : Pemuda adalah orang yang masih berusia muda, bersemangat muda dan mempunyai cita cita untuk mengembangkan dan berkarya untuk bangsa.

Q : Dari kacamata bapak sebagai dosen sttn, aksi kepemudaan seperti apa yg dapat dilakukan dikampus ?

A : Seperti halnya tadi bahwa muda adalah yang berjiwa muda. Dosen menganggap bahwa semua mahasiswa adalah pemuda. Oleh karena itu, harus bisa berkiprah untuk kemampuan bangsa terutama mahasiswa sttn ini wajib hukumnya mempunyai misi untuk memajukan iptek nuklir. Tentunya dengan belajar yang rajin, aktif dalam komunikasi inter dan antar mahasiswa serta memiliki rasa ingin tahu yang kuat terhadap kemajuan2 khususnya dibidang iptek nuklir

Q : Pemuda saat ini mudah sekali terprovokasi, kerap terjadi tawuran antar siswa sampai mahasiswa. Menurut bapak, apakah ini dikarenakan pemahaman akan nilai-nilai pancasila yang semakin berkurang?

A : Bukan karena pemahaman mereka tentang pancasila yang kurang, tetapi dipengaruhi oleh kesadaran mahasiswa itu sendiri. Apakah yang bersangkutan sudah memiliki kesadaran yang tinggi, karena mahasiswa yang sudah memiliki kesadran yang tinggi tidak akan punya waktu untuk tawuran atau melakukan perbuatan kriminal lainnya.

Q : Cara seperti apa yang dapat dilakukan agar pemuda dapat memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai luhur yg ada pada pancasila?

A : Pancasila pertama, Ketuhanan yang Maha Esa sudah diamalkan oleh masing2 mahasiswa itu sendiri dan kampus telah memfasilitasinya. Kegiatan yang ada sekarang ini seperti kalam. Pancasila kedua, kemanusiaan yang adil dan beradab lebih pada kegiatan yg bersifat sosial seperti baksos. Dengan adanya bksos mahasiswa bisa melihat bahwa ada orang orang yang perlu kita ulurkan tangan. Pancasila ketiga, persatuan indonesia, banyaknya aktifitas yang bersifat kompetisi seperti bem yang anggota-anggotanya terdiri dari berbgai daerah dan prodi namun tetap bersatu. Pancasila ke 4, seperti di dalam rapat semua mengedepankan musyawarah dan ini telah dilaksanakan. Pancasila ke 5, dengan adanya bantuan seperti bea siswa untk mahasiswa yg kurang mampu.


Q : Menurut Saudara, apa definisi pemuda?

A : Secara hukum pemuda adalah manusia yang berusia 15 – 30 tahun. Pemuda adalah suatu generasi yang dipundaknya terbebani berbagai macam – macam harapan, terutama dari generasi lainnya. Hal ini dapat dimengerti karena pemuda diharapkan sebagai generasi penerus, generasi yang akan melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya, generasi yang mengisi dan melanjutkan estafet pembangunan.

Q : Sebagai mahasiswa sttn, aksi kepemudaan seperti apa yg dapat dilakukan dikampus?

A : Di dalam masyarakat, pemuda merupakan satu identitas yang potensial. Kedudukannya yang strategis sebagai penerus cita – cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya.
Peran pemuda itu dapat kita lakukan sesuai koridor tempat dan pelaksanaannya. Dilingkungan kampus misalnya menjalankan kewajiban dengan penuh rasa tanggung jawab adalah hal yang paling utama bagi setiap orang, tapi apalah guna jika hidup hanya untuk diri sendiri. Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk kepentingan bangsa dan negara. Peran mahasiswa terhadap bangsa dan negeri ini bukan hanya duduk di depan meja dan dengarkan dosen berbicara, akan tetapi mahasiswa juga mempunyai berbagai perannya dalam melaksanakan perubahan untuk bangsa Indonesia, peran tersebut adalah sebagai generasi penerus yang melanjutkan dan menyampaikan nilai-nilai kebaikan pada suatu kaum, sebagai generasi pengganti yang menggantikan kaum yang sudah rusak moral dan perilakunya, dan juga sebagai generasi pembaharu yang memperbaiki dan memperbaharui kerusakan dan penyimpangan negatif yang ada pada suatu kaum. Semakin bertambahnya kewajiban, semakin bijaksana membagi waktu. Ada kemauan maka ada jalan.

Q : Pemuda saat ini mudah sekali terprovokasi, kerap terjadi tawuran antar siswa sampai mahasiswa. Menurut anda, apakah ini dikarenakan pemahaman akan nilai-nilai pancasila yang semakin berkurang?

A : Pemahaman mengenai Pancasila pada masyarakat dipengaruhi banyak hal,misalnya menurunnya sosialisasi nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat, pendidikan masyarakat, sikap apatisme, berkembangnya hedonisme dan materalisme, serta orientasi syariah sebagai pandangan hidup merupakan faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat meninggalkan nilai-nilai luhur Pancasila.

Memang masih sering kita jumpai tawuaran dan tindakan anarki yang dilakuan oleh pemuda pemuda berbagai daerah di Indonesia. Hal ini tidak lepas dari provokasi-provokasi oknum tertentu. Sebagi seorang pemuda yang berpendidikan seharusnya kita bisa lebih dewasa dalam menyikapi suatu hal. Kalian pasti sudah pernah nonton komedi Warkop DKI kan? serial film yang digawangi oleh Dono, Kasino, Indro. Kelebihan Warkop dibandingkan grup lawak lain, adalah tingkat kesadaran intelektualitas para anggotanya. Karena sebagian besar adalah mahasiswa (yang kemudian beberapa menjadi sarjana), maka mereka sadar betul akan perlunya profesionalitas dan pengembangan diri kelompok mereka. Dari pemikiran postif sederhana itu dapat kita contoh.

Q : Cara seperti apa yang dapat dilakukan agar pemuda dapat memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai luhur yg ada pada pancasila?

A : Pemuda dituntut untuk berperan lebih, dan pada kaum kita pada umumnya (mahasiswa). dapat banyak hal yang kita lakukan, tidak hanya bertanggung jawab sebagai kaum akademis, tetapi diluar itu wajib memikirkan dan mengembang tujuan bangsa. Dalam hal ini keterpaduan nilai-nilai moralitas dan intelektualitas sangat diperlukan demi berjalannya peran mahasiswa dalam dunia kampusnya untuk dapat menciptakan sebuah kondisi kehidupan kampus yang harmonis serta juga kehidupan diluar kampus. Betapa pentingnya peranan mahasiswa bagi masyarakat, betapa berharganya peran mahasiswa mengkritik apa yang salah dari lingkungannya. Berdasarkan itulah perlu dirumuskan peranan mahasiswa.

Profil Alumnus : Rizka Savitri SST

Karena Wanita Ingin Dimengerti…

Menjadi wanita karir adalah impian bagi sebagian besar wanita. Hal ini tentunya tidak mudah, karena harus bersaing dengan pencari kerja lainnya, terutama para pria. Tidak dapat dipungkiri, dengan alasan tertentu perusahaan di dunia Industri lebih memilih pria dibanding wanita. Namun hal ini, tidak mengendurkan semangat Rizka Savitri SST (alumnus STTN tahun 2007) yang ingin menjadi wanita karir, untuk meningkatkan taraf hidup dan mempunyai pengalaman dalam hal dunia kerja.

Dengan keseriusan dan kerja keras, tidak butuh waktu lama baginya untuk berprofesi menjadi wanita karir. Sebulan setelah wisuda, dia resmi menjadi seorang engineer di PT. GLOBAL HADITECH. Berbagai pengalaman kerja dan pelatihan sudah ia tekuni. Bahkan ia sempat ke Vietnam dan Adelaide Australia untuk menjalani beberapa kursus.

Dengan segudang prestasi kerja dan pengalamannya, dua minggu lalu ia diberi kehormatan untuk memberi sambutan sebagai perwakilan alumnus di acara wisuda STTN-BATAN yang diselenggarakan di Hotel Grand Dafam Merapi Merbabu Yogyakarta. Berikut profil alumnus kita yang lahir 26 tahun lalu itu. Semoga menginspirasi! (astro)


Rizka Safitri SST saat memberi sambutan dalam acara wisuda

PERSONAL

Name : Rizka Savitri
Address : Perum Jatimas Blok J No. 2 RT 09/ RW 40 Balecatur Gamping Sleman Yogyakarta
Place/Date of Birth : Yogyakarta, 01 Juni 1986
Phone : Mobile, 0852 922 19948
Nationality : Indonesia
Marital Status : Single
Gender : Female
Religion : Moslem
E-mail : rizka.savitri@global-haditech.com

EDUCATIONAL BACKGROUND

Diploma 4 (four) Degree equal with Bachelor’s Degree, Graduated from Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir- Badan Tenaga Nuklir Nasional, Diploma Four Nuclear Instrumentation

WORK EXPERIENCE

Nov. 2007 – at present
Company : PT. Global Haditech
Position : Engineer

has been assigned the following jobs / projects :

• As Supervisor for Metering System Maintenance at PT. Pertamina RU IV Cilacap
• Metering Project for Condensate – Perta-Samtan Gas
• Upgrading Metering System Jetty 1/2/3/4/5 PT. Pertamina RU 5 – Balikpapan Project.
• Installation, start up & commissioning Gamma Density Gauge at PT. Indo Muro Kencana
• As Radiation Safety Officer for Coal Quality Manager at PT. Indonesia Power Suralaya.
• As Radiation Safety Officer for Coal Quality Manager at PT. Tambang Batubara Bukit Asam (Persero)

TRAINING & COURSE

2011 : Process Analyzer Sampling System Training, Bandung
2011 : Nitus product Training, Thermo Fisher Scientific at Vietnam
2011 : Pelatihan Penyegaran Petugas Proteksi Radiasi Bidang Industri Tingkat 2, BAPETEN, Jakarta
2010 : Measurement and Calibration for Temperature and Pressure at UPT-BPI LIPI-Bandung
2010 : Training of Wonderware Intouch 10.0 at PT. Trimaxindo Adimitra (Wonderware Authorized Distributor)
2008 : CQM Training Course, at Thermofisher Scientific, Adelaide-Australia