English Club Lahirkan Juara Baru Speech and Debate Competition

Yogyakarta, Depkominfo BEM – Untuk pertama kalinya english club (EC) STTN-BATAN sukses menyelenggarakan Speech and Debate Competition. Acara ini dikonsep dalam 2 jenis perlombaan yaitu, speech contest untuk perorangan dan debate competition untuk kelompok beregu.

Dengan mengangkat tema “The Best English, The Best Future” English Club ingin menumbuhkan karakter saintis yang mampu berpikir secara kritis, analitis, inovatif, solutif, serta sportif untuk membangun masa depan. Peserta yang terdaftar adalah mahasiswa/i aktif STTN-BATAN yogyakarta yang terdiri dari 20 orang untuk speech contest dan 10 group untuk debate competition.

Dengan banyaknya jumlah peserta, perlombaan ini sendiri diadakan selama 2 hari yaitu pada sabtu (23/2) dan ahad (24/2) lalu. Acara ini dibuka langsung oleh PUKET III bidang kemahasiswaan Drs. Supriyono, M.Sc pada sabtu pagi. Sebagai juri speech contest, ditunjuk Dr. Anwar Budianto, DEA; Dra. Ratna Udayana, M.Ls; dan Ir Noor Anis Kundari,M.T . Selain itu, hadir pula Mustamhadi,SS; Heri Wibowo dan Zumaro selaku ketua english club yang juga bertindak sebagai juri untuk debate competition.

Tiga orang mahasiswa terbaik, Tri Wahyu Santoso (Juara I), Julfa Muhammad Amda (Juara II) dan Irsyad (Juara III), masing-masing terpilih sebagai juara speech contest, mengalahkan 17 peserta lain yang ikut berkompetisi dalam acara ini. Sedangkan untuk debate competition. , gelar juara kemenangan diraih oleh delegasi elmek 2010 (Sasongko Prasetya, Gideon Rendy Natanel dan Nasyeh Taufiq), dan perwakilan elins 2012 (Desi Liyana Dewi, Rio Isman, Amalina Fildzah) sebagai Juara II. Keduanya berhasil setelah melalui beberapa babak yang cukup alot dan menegangkan. Tidak hanya itu, penghargaan the best speaker of debate berhasil direbut oleh Windiar Denok Nugraheni dari elins 2010.

Acara ini kemudian ditutup langsung oleh Mustamhadi, SS pada pukul 13.00 wib. Kemudian, dilanjutkan dengan pembagian hadiah secara simbolis kepada para pemenang. Raut muka sumringah terpancar dari seluruh pemenang dan para panitia. Sebagai organisasi baru yang berskala club , menyelenggarakan acara seperti ini bukanlah hal yang mudah. Saat ditanya pesan kesannya, Risky Nurseila Karthika selaku sekretaris english club mengemukakan bahwa awal reancana acara ini diselenggarakan, sebenarnya hanya untuk skala internal club. Namun ternyata, respon positif justru ditunjukkan oleh antusiasme para peserta yang membludak dan dewan juri yang sangat mendukung acara ini. “Harapannya tahun depan acaranya lanjut lagi, sampe angkatan atas pun bisa ikut.”ujarnya. “Alhamdulillah juga banyak dapet respon positif dari yang lain” sambung mahasiswi berparas manis itu. (astro)

Foto-foto lengkap kegiatan, dapat dilihat disini dan disini

*** Join to english club STTN-BATAN Yogyakarta

Evaluasi UKM dan HIMA, BEM Gelar Rapat Kordinasi II

Yogyakarta, Depkominfo BEM – Sekretaris Jenderal Badan Eksekutif Mahasiswa pada sabtu (24/2) kemarin, membuka rapat koordinasi yang bertempat di ruang kuliah 12 gedung kampus STTN-BATAN Yogyakarta. Agenda kali itu dihadiri oleh perwakilan dari himpunan mahasiswa keprodian, unit kegiatan mahasiwa, dan pengurus harian badan eksekutif mahasiswa. Masing-masing perwakilan diberi waktu untuk memaparkan laporan penggunaan dana yang diperoleh dari pihak kampus untuk tahun anggaran 2012.


Pengurus Harian BEM yang memimpin rapat kordinasi II

Acara ini sendiri merupakan kegiatan yang kedua dan merupakan program kerja dari Departemen Internal Kampus (INKA) BEM STTN. Tujuan utamanya adalah untuk melakukan evaluasi program kerja selama satu periode kepengurusan dari seluruh organisasi kemahasiswaan yang ada di kampus STTN-BATAN.

Secara umum, seluruh unit kegiatan mahasiswa (UKM) dan himpunan mahasiswa (HIMA) keprodian telah berhasil melaksanakan program kerjanya. Namun, beberapa diantaranya masih menemui kendala terkait masalah pendanaan dan pencairan bantuan dari pihak kampus. “Jatah untuk hima elins, awalnya kami alokasikan untuk kegiatan makrab pada bulan Sepetember lalu” papar Rosisk Apribra. “Tapi, dana dari pihak kampus baru bisa cair satu minggu setelah makrab diadakan” sambung salah satu delegasi dari hima elins itu.

Permasalahan ruang kesekretariatan untuk UKM dan HIMA menjadi masalah yang tidak luput dibahas dalam rapat koordinasi pagi itu. Selama ini, memang hanya badan ekesekutif mahasiswa yang memiliki ruang kesekretariatan. Baik ukm, hima sampai club-club yang baru berdiri pun masih menumpang ruang BEM yang terletak di lantai III sayap utara itu, sebagai kesekretaritannya. Untuk mengatasi hal ini, pihak BEM menawarkan untuk menjadikan ruang kuliah 9 sebagai ruang 3 HIMA. “Ruang kuliah 9 tidak digunakan dalam aktivitas kuliah, kalo mau itu bisa jadikan sebagai kesekretariatan untuk HIMA” ujar Pratiwi menjawab pertanyaan dari delegasi HIMA.

Setelah evaluasi kinerja HIMA dan UKM, Pratiwi selaku Sekretaris Jenderal BEM juga ikut menjelaskan tentang alur pengajuan proposal kegiatan dan pencairan dana. “Untuk memudahkan dalam pengarsipan dan koreksi, proposal kegiatan yang diajukan ke BEM sebaiknya berupa soft copy, kemudian dikoreksi baru dicetak dan diserahkan” ujarnya. Setelah proposal dikoreksi barulah panitia kegiatan dapat mengajukan proposal untuk ditanda-tangani oleh pihak-pihak yang terkait. Hal ini sengaja dilakukan untuk mempermudah kepanitiaan dalam pengajuan proposal yang sesuai dengan birokrasi kampus.

Dalam kesempatan kali itu juga bendahara umum BEM STTN-BATAN, Syamsul Fallah ikut menyampaikan presentasi tentang plot dana kegiatan mahasiswa tahun anggaran 2013. Menurutnya, hal ini sangat penting untuk dibicarakan agar kelak tidak terjadi kesalahpahaman antar organisasi kemahasiswaan menyangkut masalah dana. Secara umum, anggaran dana untuk hima dan ukm mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan tahun lalu. Perbedaan spesifik terlihat dari dana yang dianggarkan untuk biaya transportasi atlet-atlet OPTK. “Biaya sewa bus untuk para atlet kami anggarkan sebesar 5 juta lebih ” imbuhnya. Sebagai tambahan ia menjelaskan bahwa, langkah ini sengaja diambil untuk memotivasi para atlet memperoleh prestasi di ajang tahunan yang mempertemukan seluruh perguruan tinggi kedinasan (PTK) di Indonesia itu.(astro)

English Club Selenggarakan Speech and Debate Competition “SDC”

Deadline Pendaftaran Speech and Debate Competition “SDC” : Jum’at, 22 Februari 2012

English Club STTN-BATAN Yogyakarta menyelenggarakan Speech and Debate Competition untuk mahasiswa/i aktif STTN-BATAN. SDC merupakan rangkaian kegiatan menyambut acara STTN AWARD 2013, yang akan diselenggaralan pada tanggal 23 – 24 Februari 2013 dan bertujuan untuk meningkatkan minat dan kemampuan berbahasa inggris serta mengembangkan kinerja English Club STTN-BATAN Yogyakarta.

Speech and Debate Competition “SDC” merupakan ajang dimana para peserta dapat mengeksplorasi semua pengetahuan,ide, pendapat, serta spontanitasnya dalam menyampaikan argumennya dengan menggunakan bahasa inggris. Melalui SDC ini, English Club ingin menumbuhkan karakter saintis yang mampu berpikir secara kritis, analitis, inovatif, solutif, serta sportif untuk membangun masa depan. Untuk itu, tema yang diangkat adalah “The Best English, The Best Future”.

Target peserta dari ajang ini adalah mahasiswa/i aktif STTN-BATAN angkatan 2010, 2011 dan 2012. Speech and Debate Competition “SDC” terdiri dari dua jenis lomba, yaitu SPEECH CONTEST (SC) dan DEBATE CONTEST (DC). Adapun Ketentuannya sebagai berikut :

TATA TERTIB UMUM SPEECH CONTEST (SC)

1. Peserta adalah perwakilan dari masing – masing prodi angkatan 2010, 2011, 2012

2. Peserta harus mentaati tata tertib yang telah ditentukan panitia selama mengikuti lomba

3. Peserta wajib saling menghormati dan menjaga ketertiban dalam ruangan lomba

4. Speech Contest (SC) diadakan tanggal 23 - 24 Februari 2013

5. Tema pidato bebas, tidak ditentukan oleh panitia

6. Naskah pidato mengandung : opening (merupakan salam pembuka, ucapan terimakasih), prelinimary (merupakan latar belakang masalah yang dibahas), materials (merupakan inti dari masalah yang dibahas) dan conclusion (merupakan kesimpulan dari keseluruhan isi pidato)

7. Peserta diizinkan membawa teks kerangka dari pidato

8. Isi dari pidato tidak boleh berbau SARA (Suku Agama Ras Antar golongan)

9. Isi dari pidato ringkas, persuatif, sistematis, serta sesuai dengan tema yang dipilih

10. Kriteria penilaian: isi pidato : 35% (kesesuaian tema dengan isi pidato, penyusunan gagasan, dll), bahasa :35% (ketepatan pengucapan, intonasi, tata bahasa, dan diksi), dan penyampaian :30%( sikap, kefasihan, dan penampilan)

11. Hadiah: Plakat, Sertifikat, Surprising Gift

12. Pemenang lomba akan diumumkan di acara STTN AWARD

TATA TERTIB UMUM DEBATE CONTEST (DC)

1. Peserta adalah perwakilan dari masing – masing prodi angkatan 2010, 2011, 2012

2. Setiap tim terdiri dari 3 orang

3. Peserta harus mentaati tata tertib yang telah ditentukan panitia selama mengikuti lomba

4. Peserta wajib saling menghormati dan menjaga ketertiban dalam ruangan lomba

5. Debate Contest (DC) diadakan tanggal 23 - 24 Februari 2013

6. Motion debate langsung ditentukan saat perlombaan berlangsung oleh panitia

7. Urutan tampil debat ditentukan dengan undian dan sistem gugur

8. Tim Affirmative atau opposition ditentukan dengan undian

9. Untuk babak penyisihan, masing – masing tim diberi waktu 5 menit untuk case building, sedangkan untuk babak semi final dan final masing – masing tim diberi waktu 15 menit.

10. Dalam babak penyisihan, setiap substantive speech diberi waktu 4 menit dan reply speech 2 menit. Sedangkan, untuk babak semi final dan final, setiap substantive speech diberi waktu 4 menit dan reply speech 2 menit. Reply speech diberikan kepada speaker 1 dan 2

11. Team Split /Pembagian Tugas Kerja untuk masing – masing tim dapat diunduh di sini atau di sini

12. Tanda waktu berpidato adalah ketukan pertama untuk memulai, dua kali ketukan untuk tanda waktu masih 1 menit dan ketukan terus menerus untuk menunjukkan bahwa waktu telah selesai

13. Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat

14. Hadiah: Plakat, Sertifikat, Surprising Gift

15. Pemenang lomba akan diumumkan di acara STTN AWARD

*Surat edaran, formulir, tata tertib dan team split untuk Debate Contest (DC) dapat diunduh di sini atau di sini .

Mandiri Selenggarakan Workshop Kewirausahaan untuk Mahasiswa STTN

Yogyakarta, Depkominfo BEM – Bekerja sama dengan departemen pengembangan mahasiswa BEM STTN, Bank Mandiri mengadakan acara Workshop Kewirausahaan bersama Saptuari Sugiharta & Andika Kairuliawan . Acara yang bertujuan untuk membentuk pribadi yang berpikiran mandiri dengan menjadi wirausaha muda khususnya dikalangan mahasiswa STTN-BATAN ini, diikuti oleh total 125 orang peserta yang berasal dari perwakilan kelas ketiga prodi dan empat angkatan.


Bapak Drs. Supriyono, M.Sc saat memberi sambutan

Tepat pukul 08.30 wib acara dibuka langsung oleh pembantu ketua III Drs. Supriyono, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau sangat mengapresiasikan pihak Bank Mandiri yang telah menyempatkan datang ke kampus STTN-BATAN dan bekerjasama dengan BEM untuk menyelenggarakan acara kewirausahaan seperti ini. “Ini adalah bukti bahwa Bank Mandiri terus menunjukkan komitmen untuk mengembangkan kewirausahaan dikalangan mahasiswa” Ujarnya.

Dalam workshop yang diselenggarakan sabtu (16/2) kemarin, Bank Mandiri menghadirkan para pemenang kontes ajang tahunan wirausaha muda mandiri (WMM) untuk sharing dan berbagi pengalaman. Satu diantaranya adalah Saptuari Sugiharto (owner Kedai Digital dan Jogist Winner) yang meraih juara pada tahun 2007. Selain itu, hadir pula Andika Kairuliawan (founder & owner balu oto work) yang menjadi pemenang pada tahun 2012 untuk berbagi pengalaman serta kiat-kiat dalam berwirausaha.


Suasana workshop yang penuh dengan para peserta

Pada sesi pertama, Andika Kairuliawan membagikan pengalamannya sebagai pemilik bengkel creative motorcycle accessories yang sempat memodifikasi motor milik Walikota Yogyakrta Bapak Haryadi Suyuti. Pria yang lulus dengan predikat summa cum laude ini, ternyata sejak menjadi mahasiswa sudah menjalani bisnis kecil-kecilan dari berjualan ikan cupang sampai sablon kaos. Sebagai dosen sekaligus pengusaha dalam bidang industri kreatif, menurutnya untuk berwirausaha hendaknya disesuaikan dengan hobi dan kemampuan masing-masing. “Saya memiliki hobi memodifikasi motor dan melihat itu sebagai peluang bisnis” ujarnya dalam sesi presentasi.

Diskusi sesi kedua diisi oleh Saptuari Sugiharto owner Kedai Digital dan Jogist Winner. Pengusaha sekaligus penulis buku Tweet Sadiz Bikin Mringis ini, awalnya sempat jatuh-bangun dan bergonta-ganti bidang dalam mengembangkan usahanya. Sempat berjualan celana gunung dan stiker kampus saat menjadi mahasiswa, bahkan pernah gagal dalam bisnis ayam kampungnya, tidak membuat Saptuari patah semangat dalam berbisnis. Tidak hanya itu, demi meringankan beban orangtua dan membantu biaya adiknya sekolah, pria yang kuliah di Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu, juga pernah bekerja serabutan, mulai dari jasa penitipan tas, staf pemasaran radio, hingga menjadi petugas sales kartu seluler.

Akhirnya pada tahun 2005, Saptuari mengambil langkah berani mendirikan Kedai Digital, yaitu perusahaan yang memproduksi barang-barang cendera mata (seperti mug, t-shirt, pin, gantungan kunci, mouse pad, foto dan poster keramik, serta banner) dengan hiasan hasil print digital. Menurut pria bertubuh gempal itu, kesuksesannya merupakan buah dari semangat wirausahanya yang tak kenal putus asa. “Mental pengusaha saya telah terasah sejak masih kuliah. Maklumlah, orang tua hanya buruh pasar berpenghasilan pas-pasan ujarnya dengan mantap.

Acara selanjutnya diisi dengan diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta dapat dilihat dari banyaknya jumlah pertanyaan yang ditujukan kepada para pembicara. Kegiatan yang berakhir siang itu, ditutup dengan penyampaian impian oleh beberapa perwakilan mahasiswa dan pembagian doorprize .(astro)