Satukan Visi, Seluruh ORSMA STTN Ikuti Rakor

Yogyakarta - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Aulia Rahman I.F.P membuka rapat koordinasi (rakor) organisasi mahasiswa STTN-BATAN yang bertempat di serambi masjid Dzaratul Khair pada jum’at 25 Mei kemarin. Rapat kali itu dihadiri oleh perwakilan seluruh himpunan mahasiswa keprodian, unit kegiatan mahasiwa, dan departemen badan eksekutif mahasiswa. Kegiatan ini sendiri merupakan program kerja Departemen Internal Kampus (INKA) BEM STTN-BATAN, dengan tujuan untuk mengkoordinasikan proker-proker kegiatan yang akan diselenggarakan selama satu periode kepenguruasan kedepan.

Tampil sebagai pemateri pertama adalah Pratiwi (TKN 2010) selaku Sekretaris Jenderal BEM yang menjelaskan tentang alur pengajuan proposal kegiatan. “Proposal yang diajukan tidak perlu ditandatangani terlebih dahulu, tetapi akan dikoreksi dulu oleh Puket III.” ujarnya. Setelah proposal dikoreksi barulah panitia kegiatan dapat mengajukan proposal untuk ditanda-tangani oleh pihak-pihak yang terkait. Hal ini sengaja dilakukan untuk mempermudah kepanitiaan dalam pengajuan proposal yang sesuai dengan birokrasi kampus. Sebagai tambahan ia menejelaskan bahwa, disetujui atau tidaknyanya proposal kegiatan kembali pada keputusan Ketua STTN.


Bendahara Umum BEM STTN-BATAN, Syansul Fallah

Dalam kesempatan kali itu juga bendahara umum BEM STTN-BATAN, Syamsul Fallah . A (elmek 2009) ikut menyampaikan presentasi tentang plot dana kegiatan mahasiswa. Menurutnya, hal ini sangat penting untuk dibicarakan agar kelak tidak terjadi kesalahpahaman antar organisasi kemahasiswaan menyangkut masalah dana. Disetiap tahunnya sendiri pihak BEMlah yang mengatur penerimaan dana anggaran kegiatan mahasiswa untuk seluruh HIMA, UKM dan setiap departemen di BEM. Tentunya dengan berbagai masukan dan pertimbangan dari beberapa pihak. “Untuk kegiatan-kegiatan yang bertemakan pengembangan mahasiwa atau pembentukan moral dan akhlak, pihak panitia dapat bekerja sama dan mengajukan dana, langsung pada Bagian Adminsitrasi Akademik dan Kemahasiswaan, di luar dana kegiatan mahasiswa yang sudah diplotkan BEM ” imbuhnya.

Sebagai materi penutup, disampaikan pula presentasi tentang tata tertib penggunaan mading dan sosialisasi website resmi BEM STTN-BATAN. Materi ini disampaikan langsung oleh Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi BEM STTN, Argo Satrio (elins 2009). Penempelan pamflet kegiatan diarea mading kampus selama ini yang dirasa masih berantakan, merupakan latar belakang diputuskannya tata tertib ini. “Seluruh pamflet kegiatan akan kami beri nomor dan tanggal expire, penempelan dan pencabutan pamflet akan langsung dilakukan oleh tim depkominfo ” ujarnya. Pamflet kegiatan yang di ajukan sesuai prosedur juga akan dipublikasikan dalam website resmi BEM STTN. Disela-sela penyampaian materi, juga ditampilkan website resmi BEM STTN-BATAN Yogyakarta yang dapat langsung di akses di http://bem.sttn-batan.ac.id . Tim depkominfo juga mengajak seluruh organisasi kemahasiswaan untuk ikut aktif menyumbangkan tulisan maupun berita untuk dipublikasikan di website BEM. Tentunya dengan mengikuti prosedur yang telah ditentukan.

Rapat koordinasi ini sendiri berakhir pukul 17.35 wib. Di akhir acara, para perwakilan himpunan mahasiwaaan dan unit kegiatan mahasiswa menyerahkan seluruh rencana program kerjanya pada pihak BEM.(astro)