Yogyakarta (23/05) DEPKOMINFO BEM – Bertempat di aula UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pembukaan acara Nuclear Youth Summit 2013 yang diadakan oleh Komunitas Muda Nuklir Nasional (KOMMUN) ini dibuka tepat pada pukul 08.30 WIB. Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta yang terdiri dari finalis Nuclear Youth Summit 2013 dan tamu undangan ini dihadiri pula oleh pakar nuklir dunia Dr. H. Holger Rogner dan Mr. Mika Tanhuanpaa dari Finlandia.
Nuclear Youth Summit 2013 merupakan ajang nasional terbesar dalam mewadahi aspirasi dan kritisasi para pemuda Indonesia yang peduli teknologi dan lingkungan. Acara yang diadakan oleh Nuclear Youth Summit 2013 diantaranya adalah blog competition, paper competition, dan essai competition. Kompetisi yang diadakan oleh Nucear Youth Summit ini berhasil meloloskan lebih dari 100 finalis dari tiga kompetisi yang diadakan. 8 dari 100 finalis kompetisi tersebut adalah mahasiswa STTN BATAN. Andri Saputra dan Dwi Rahayu berhasil menjadi finalis kompetisi paper. Widya Pangestika, Risha Diah Ramadhani, Tino Umbar, Risky Nurseila Karthika Solung, Julfa M. Amda, dan Rio Isman berhasil menjadi finalis dari kompetisi essai yang bertemakan Pemanfaatan IPTEK Nuklir untuk Meningkatkan Kehidupan.
Nuclear Youth Summit yang diketuai oleh Zumaro, mahasiswa STTN-BATAN ini dibuka dengan acara yang diberi nama Grand Launching KOMMUN. Grand Launching KOMMUN merupakan acara pengenalan Komunitas Muda Nuklir Nasional. Komunitas Muda Nuklir Nasional (KOMMUN) adalah komunitas yang memiliki kerangka kerja mewadahi aspirasi para pemuda peduli teknologi nuklir dalam upaya memasyarakatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir (IPTEK) nuklir dalam skala nasional. KOMMUN berkedudukan di Negara Republik Indonesia yang berpusat di Daerah Istimewa Yogyakarta. KOMMUN berdiri dengan berasaskan Pancasila, UUD 1945, dan UU mengenai IPTEK Nuklir. Terang Ahmad Aji Wijayanto selaku ketua dari Komunitas Muda Nuklir Nasional. Acara Nuclear Youth Summit ini dibuka dengan pemukulan gong oleh fasilitator Komunitas Muda Nuklir Nasional, Adipurwa (Fiqoh/Depkominfo).
Recent Comments