Pergaulan Anak Berbakat

Anak berbakat seringkali lebih suka bergaul dengan anak-anak yang lebih tua dari segi usia, khususnya mereka yang memiliki keunggulan dalam bidang yang diminati. Misalnya saja ada anak kelas II Sekolah Dasar yang sangat suka bermain catur dengan orang-orang dewasa, karena jika ia bermain dengan teman sebayanya rasanya kurang berimbang. Dalam hal ini para orang tua dan guru harus memakluminya dan membiarkannya sejauh itu tidak merugikan perkembangan yang lain.

Di dalam keluarga pun orang tua hendaknya mencarikan teman yang cocok bagi anak-anak berbakat sehingga ia tidak merasa kesepian dalam hidupnya. Jika ia tidak mendapat teman yang cocok, maka tidak jarang orang tua dan keluarga, menjadi teman pergaulan mereka. Umumnya anak berbakat lebih suka bertanya jawab hal-hal yang mendalam daripada hal-hal yang kecil dan remeh. Kesanggupan orang tua dan keluarga untuk bergaul dengan anak berbakat akan sangat membantu perkembangan dirinya.

Pendidikan Anak Usia Dini merupakan suatu proses pembinaan tumbuh kembang yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun secara menyeluruh yang mencakup aspek fisik dan non fisik yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani, rohani, motorik, akal fikir, emosional, dan sosial yang tepat dan benar agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikan anak usia dini yang berkualitas dapat menciptakan pengaruh dan stimulasi intelektual serta interaksi kemanusiaan yang positif dalam mendukung keberhasilan pendidikan dan kemampuan beradaptasi yang baik di masa depan. Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa keberhasilan anak pada pendidikan lanjutan dan karier di dunia kerja berkorelasi dengan pendidikan usia dini anak

About Admin BEM

Comments

  1. hasand says:

    i agree, sama sperti yang di katkan dalam buku psikologi,,
    thanks tulisan yang bagusnya.

Speak Your Mind

*