Yogyakarta (30/3) – Depkominfo, Sering kita mendengar dan menemui sekelompok manusia yang suka berpetualang di alam terbuka dengan membawa nama Pecinta Alam. Dan uniknya, nama tersebut, yakni Pecinta Alam hanya kita temui di Indonesia, seperti hal yang dilansir dalam situs Belantara Indonesia.
Hal serupa ternyata terbentuk di kampus STTN – BATAN. Dengan menamakan kelompoknya dengan sebutan Walang,, kelompok pecinta alam STTN – BATAN ini terus mengabdikan dirinya untuk lingkungan sekitar. Belum lama ini (20/3), Walang berkerjasama dengan KALAM STTN-BATAN menyelenggarakan kegiatan donor darah.
Dibentuk pada tahun 2005 dengan 14 deklarator, Walang terus berkembang dan terus menjalin hubungan antar sesama pecinta alam yang ada di Jogjakarta, khususnya disekitar kampus STTN – BATAN. Rencananya, pada kepengurusan yang baru ini (2013), Walang akan membawa konsep yang berbeda dari segi perekrutan anggota. “Di Walang terdiri dari 2 jenis anggota, yakni Anggota Muda dan Anggota Tetap. Rencananya untuk tahun ini, pada saat poster 2013, Walang akan mengadakan open house guna menarik minat mahasiswa STTN – BATAN agar bergabung dengan Walang dan akhirnya ikut terjun langsung serta berpartisipasi lebih untuk mencintai alam sekitar” ucap Beti, Ketua Walang 2013 saat diwawancarai oleh tim depkominfo STTN – BATAN.
Walang sangat terbuka untuk semua mahasiswa STTN – BATAN yang ingin bergabung. Setiap hari selasa, Walang biasanya berkumpul untuk mengakrabkan setiap anggotanya dan untuk mempelajari materi-materi yang berhubungan dengan kegiatan yang dilakukan oleh seorang pecinta alam.
Dengan maksud tidak sekedar mencintai alam, unit kegiatan mahasiswa Walang ini lebih mengedepankan prinsip untuk selalu bekerja sama (teamwork) dan selalu peka terhadap sesama. “Jika ingin melihat kepribadian seseorang, ajak dia mendaki gunung. Bagaimana sifat teamwork seseorang terlihat ketika itu” tambah Beti diakhir wawancara.
Foto-foto kegiatan Walang STTN - BATAN :
Recent Comments