Cavetubing WALANG STTN-BATAN

Penelusuran gua atau caving adalah salah satu cabang dari kegiatan alam bebas yang kini mulai banyak digemari di Indonesia. Bentang alam Indonesia yang luas dan memiliki berbagai tipe geografi tanah menjadikan wiliyah negara kita ini banyak memiliki gua-gua alam. “Gua adalah setiap ruangan bawah tanah yang dapat dimasuki orang” menurut IUS (International Union of Speleology) tentang definisi dari gua. Sedangkan ilmu yang mempelajari gua beserta lingkungannya dinamakan speleologi, yang berasa dari kata Yunani yaitu spalion (gua) dan logos (ilmu).

Gua sendiri secara umum di bagi menjadi 2 jenis, yaitu gua vertikal dengan bentuk lubang tegak lurus, dan gua horizontal yang berbentuk lubang mendatar dan memanjang. Sedangkan zona-zona dalam gua antara lain adalah zona terang, senja, gelap dengan suhu berubah-ubah, dan gelap dengan suhu tetap (gelap abadi).

Pada daerah terang (biasanya mulut gua) cahaya masih sama dengan di luar gua, zona senja merupakan bagian dalam gua dimana cahaya masih ada namun agak redup seperti cahaya pada senja hari, di zona senja ini tumbuhan pun masih dapat hidup.

Pada zona gelap dengan suhu berubah keadaanya sudah gelap total, namun suhu di sini masih berubah-ubah dipengaruhi cuaca dan keadaan di luar gua, sedangkan zona gelap total merupakan bagian terdalam dari mulut gua dimana suhu di sini selalu sama dan tidak berubah-ubah

Kalisuci

Kalisuci berada di kawasan Kars Gunungsewu yang telah dilindungi dan diusulkan oleh International Union Speleology (IUS) pada tahun 1993 menjadi salah satu warisan alam dunia. Usul tersbut pun ditanggapi oleh Indonesia melalui presiden Republik Indonesia tahun 2004 bapak Susilo Bambang Yudhoyono, dan menetapkan kawasan tersebut menjadi Kawasan Ekokarts.

Dengan keberadaan Kalisuci tersebut, Indonesia patut berbangga karena mempunyai objek wisata yang dapat dijadikan untuk cave tubing. Mengingat kawasan wisata alam seperti Kalisuci tersebut hanya ada tiga tempat di dunia ini yaitu Kalisuci di Gunungkidul, Yogyakarta Indonesia lalu ada di Mexico dan Selandia Baru

Saat melakukan kegiatan

Pagi hari minggu 15 oktober 2017 Walang STTN BATAN mengadakan acara cavetubing kalisuci. Dimulai pada pukul 07.30 WIB, kami berkumpul dikampus STTN BATAN untuk persiapan diri dan juga sarapan. Pada pukul 08.30 setelah sekiranya cukup persiapan kami berangkat dari kampus dengan menggunakan motor. Diperjalanan kami tidak menemukan masalah ang berarti hanya sedikit gerimis. Kami sampai tujuan pada pukul 10.00 WIB.

Setibanya di basecamp Kalisuci, kami melakukan registrasi peserta dan berganti pakaian, setelah selesai berganti pakaian, kami ditemani oleh pengelola wisata Kalisuci (guide) untuk diberikan penjelasan singkat mengenai Kalisuci dan kegiatan yang akan dilakukan yaitu cave tubing Kalisuci.

Setelah itu, barulah kami peserta cave tubing dibekali dengan pengarahan dan perlengkapan seperti jaket pelampung, headlamp, helm, pengaman lutut, pengaman kaki dan ban yang dijadikan sarana menyusuri goa Kalisuci.

Setelah semuanya siap, barulah pemandu akan membawa kami ke lokasi Kalisuci yang berada tidak jauh dari basecamp. Berjalan kaki menyusuri kebun pohon jati dan menuruni jalan menuju lokasi Kalisuci.

Setibanya di lokasi awal cave tubing Kalisuci barulah petualangan ini dimulai. Rasakan sensasi cave tubing di sungai bawah tanah Kalisuci yang berkelok-kelok di air sungai yang jernih dan segar. Perjalanan menyusuri sungai bawah tanah menggunakan ban di Kalisuci ini memakan waktu kurang lebih 1.5 jam.

Selama kegiatan penyusuran sungai bawah tanah tersebut peserta akan ditemani oleh pemandu sampai akhirnya pengunjung kembali ke basecamp.

Saat melakukan cave tubing di Kalisuci, kami mengabadikannya dengan berfoto-foto. Berikut ini adalah foto-foto yang diambil oleh pengunjung saat melakukan cave tubing di Kalisuci

Setelah kegiatan selesai kami makan bersama dan kembali ke kampus tercinta STTN BATAN Yogyakarta

Take Nothing but Picture (Tidak mengambil apapun kecuali gambar) Leave Nothing but Footprints (Tidak meninggalkan sesuatu kecuali jejak kaki) Kill Nothing but Time (Tidak membunuh sesuatu kecuali waktu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *