|
20. Desember 2006 jam 05:14 |
|
Sejarah Reaktor
nuklir
Reaktor nuklir yang pertama kali
membangkitkan listrik adalah stasiun pembangkit percobaan EBR-1 pada 20 Desember
1951 di dekat Arco Idaho, Amerika Serikat. Kemudian pada 27 Juni 1954, PLTN
pertama dunia yang menghasilkan listrik untuk jaringan listrik (power grid)
mulai beroperasi di Obninsk, Uni Soviet. Sedangkan PLTN skala komersial pertama
adalah Calder Hall di Inggris yang dibuka pada 17 Oktober 1956.
Reaktor nuklir yang pertama kali
membangkitkan listrik adalah stasiun pembangkit percobaan EBR-1 pada 20 Desember
1951 di dekat Arco Idaho, Amerika Serikat. Kemudian pada 27 Juni 1954, PLTN
pertama dunia yang menghasilkan listrik untuk jaringan listrik (power grid)
mulai beroperasi di Obninsk, Uni Soviet. Sedangkan PLTN skala komersial pertama
adalah Calder Hall di Inggris yang dibuka pada 17 Oktober 1956.
Keuntungan
PLTN dibandingkan dengan pembangkit daya utama lainnya adalah:
| 1. |
Tidak menghasilkan emisi gas
rumah kaca (selama operasi normal) -
gas rumah kaca hanya dikeluarkan ketika Generator Dies.el Darurat dinyalakan dan
hanya sedikit menghasilkan gas)
|
| 2. |
Tidak mencemari
udara - tidak menghasilkan gas-gas
berbahaya sepert karbon monoksida, sulfur
dioksida, aerosol,
mercury, nitrogen
oksida, partikulate atau asap
fotokimia
|
| 3. |
Sedikit menghasilkan limbah
padat (selama operasi normal)
|
| 4. |
Biaya bahan bakar
rendah - hanya sedikit bahan bakar yang
diperlukan
|
| 5 |
Ketersedian bahan bakar yang
melimpah - sekali lagi, karena sangat
sedikit bahan bakar yang diperlukan
|
6.
|
Baterai
nuklir
|
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/PLTN
|