header image
Home arrow Jurusan
Jurusan

Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir berdasarkan Surat Keputusan MENDIKNAS No.: 1013/D/T/2001 tanggal 15 Maret 2001 memiliki 2 jurusan dengan 3 Program Studi, yaitu:

  • Teknofisika Nuklir

    Bidang Teknofisika adalah bidang ilmu yang secara umum mengamati fenomena fisis alam, mempelajari hubungan sebab-akibat, menurunkan formula matematik, mengimplementasikannya dalam bentuk  alat (tool), alat ukur (instrument), process (reactor), perkakas (equipment), bahkan sebuah sistem lengkap atau plant. Dalam bukunya Sears & Zeamnsky, fisika disebut juga ”science of measurement”, karena pengamatan fenomena alam tersebut mengharuskan penjabaran dalam bentuk pengukuran besaran-besaran fisis yang terlibat dalam fenomena alam tersebut. Oleh karena itu, bidang ilmu fisika ini banyak dikembangkan untuk mendukung pengembangan alat ukur disamping pengembangan proses atau plant.

    Teknofisika Nuklir lebih mengkhususkan pada pengamatan proses berkaitan dengan reaksi nuklir serta radiasinya dan pengukuran besaran-besaran fisisnya dalam rangka monitoring dan pengendalian proses tersebut sehingga pemanfaatan proses dan energi nuklir berlangsung secara terukur, terkendali serta aman terhadap pekerja, fasilitas dan lingkungan. Untuk itu perlu dikembangkan bidang ilmu fisika terapan yang secara khusus mempelajari bagaimana proses nuklir tersebut berlangsung, serta mengukur dan mengendalikannya. 

     

  • Teknokimia Nuklir

    Ruang lingkup atau bidang kerja sarjana teknokimia adalah penelitian proses, pengembangan proses, rekayasa proses dan analisis ekonomi, proyek keteknikan, teknik konstruksi, teknik operasi dan teknik pemasaran hasil (dari Harper, J.I., 1954, “Chemical Engineering in Practice)

    Tujuan

    Pendidikan Program Diploma IV Teknokimia STTN bertujuan untuk:

     1.

    Mendidik dan memberi bekal  kemampuan keilmuan dalam bidang proses kimia yang menerapkan teknologi nuklir  (teknokimia nuklir) dan digunakan oleh industri kimia bahan nuklir (instalasi nuklir). 

     2. Meningkatkan kemampuan/ketrampilan dalam mengerjakan tugas-tugas bidang teknokimia di lembaga penelitian dan industri, meliputi  perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi data. 
     3. Meningkatkan ketrampilan berfikir dalam bidang Teknokimia Nuklir yang meliputi pemilihan dan pengembangan proses, scale up, serta pemilihan dan perawatan peralatan proses  
     4. Meningkatkan kemampuan untuk menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan  dan teknologi. 
     5. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif. 
     6. Mengembangkan sikap dan kebiasaan-kebiasaan sebagai berikut :
       1. Bekerja secara efisien dan efektif; 
       2. Bekerja sesuai prosedur yang benar, memperhatikan keselamatan diri dan lingkungan; 
       3.

    Keingintahuan (curiousity) informasi, spesifikasi, metode, dan hasil;

       4.

    Bertanggung jawab untuk memperoleh hasil yang bermanfaat; 

       5.

    Bekerja sama untuk tujuan dan hasil yang lebih baik dan benar; 

       6.

    Eksperimen adalah arbiter yang terakhir; 

       7. Menjunjung tinggi etika profesi dan moral. 
Info STTN
Info Akademik
Jajak Pendapat
Seberapa jauh pengetahuan Anda terhadap PLTN yang akan dibangun di Indonesia?